Pelatihan KKN Berbasis ABCD: LPPM IAINU Tuban Siapkan Strategi Pemberdayaan untuk KKN 2025

Gresik, Dalam rangka menyiapkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025 yang lebih berdampak, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAINU Tuban menggelar Pelatihan KKN Berbasis Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) pada 17–19 Juni 2025, bertempat di Wagos (Wisata alam Gosari) Desa Gosari, Ujung Pangkah, Gresik. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari unsur LPPM dan para calon Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 2025.

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Rektor IAINU Tuban, Prof. Dr. H. Syamsul Huda, M.Fil.I, yang dalam sambutannya menekankan bahwa KKN bukan hanya kewajiban akademik, tetapi bentuk nyata khidmah ilmiah dan spiritual lembaga terhadap masyarakat. “Dengan pendekatan ABCD, mahasiswa kita tidak datang membawa solusi dari luar, tetapi menggali potensi dari dalam masyarakat itu sendiri. Inilah dakwah sosial yang berakar dan berkelanjutan,” tegas beliau.

Dalam pelatihan ini, LPPM menghadirkan narasumber utama dari LAPESDAM Sidoarjo yang merupakan fasilitator berpengalaman dalam pengembangan masyarakat berbasis aset. Para peserta dibekali prinsip-prinsip dasar ABCD, mulai dari pemetaan aset, membangun relasi horizontal, hingga strategi memantik partisipasi aktif masyarakat lokal.

Tak hanya teori di ruang kelas, para peserta juga langsung turun ke lapangan untuk melakukan mini asset mapping di sekitar lingkungan Desa Gosari. Mereka berlatih mengidentifikasi kekuatan komunitas baik dari sisi individu, kelompok, kelembagaan lokal, hingga potensi alam yang bisa dioptimalkan dalam program.

Untuk memperkuat kohesi tim dan semangat kolaborasi, kegiatan juga dirangkai dengan outbound edukatif. Peserta diajak menjelajah alam dan menyelesaikan tantangan bersama, yang tidak hanya melatih kepemimpinan dan komunikasi, tetapi juga merekatkan semangat kolektif sebagai tim pemberdaya.

Pelatihan ini menandai komitmen LPPM IAINU Tuban dalam menjadikan KKN sebagai wahana edukatif transformasional, di mana mahasiswa tidak hanya mengabdi, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat dengan menghormati kearifan lokal dan merancang perubahan dari dalam.

Ikon Situs

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan penyusunan rencana tindak lanjut menuju KKN 2025 yang lebih visioner, kontekstual, dan berdampak jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *